Istana Merdeka Gelar Upacara HUT RI ke-75 Dengan Dihadiri 6 Pejabat, Penuhi Protokol Kesehatan Era Adaptasi Kebiasaan Baru

oleh -22 views

  

Jakarta,G.-
HUT RI ke-75 yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta ditengah suasana dunia masih berjuang atasi pandemi, bangsa Indonesia –pun lakukan peringatan hari jadinya dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan. Situasi saat ini harus memilih kebiasaan baru yang setiap orang harus bisa beradaptasi bersosialisasi dengan jaga jarak, cuci tangan, dan menggunakan masker. Termasuk pada pelaksanaan kegiatan Upacara di Istana Merdeka yang dipimpin oleh Presiden Ir.Joko Widodo dilakukan hanya dengan sedikit peserta, dan yang lainnya para pejabat mengikuti kegiatan upacara secara virtual di Kantor-nya masing-masing.

Tahun ini pemerintah tidak mengunadang masyarakat sehubungan situasi yang mengharuskan Jaga jarak, karena Covid-19. Namun Pemerintah tetap menyediakan untuk masyarakat umum menyaksikan kegiatan upacara di Istana melalui virtual. Menurut sumber ada dari pemerintah 17.845 kuota yang disediakan untuk menghadiri upacara HUT ke-75 di Istana melalui jaringan internet.
Seluruh masyarakat di imbau untuk melaksanakan sikap sempurna dan hormat ke Bendera Merah Putih dari kediaman masing masing sejak pukul 10.00WIB.

Pejabat yang hadir pada upacara di Istana negara hanya 6 orang, yakni Presiden Joko Widodo, selaku Inspektur Upacra, Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai pembada teks proklamasi dan Mentri Agama Fachrul Razi selaku pembaca doa.
Hadir juga Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
Sementara Mentri-mentri dan Pimpinan Lembaga negara lainnya wajib mengikuti upacara pengibaran dan penurunan bendera pusaka secara virtual dari kantor masing-masing.

Selain pejabat, petugas upacara pun dibatasi. Petugas yang hadir di Istana hanya terdiri dari satu komandan upacara, tiga orang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), 20 orang pasukan upacara dari TNI/Polri, 24 orang korps musik, dua orang MC. Selain itu, ada juga 17 anggota TNI yang bertugas sebagai pasukan pelaksana tembakan kehormatan saat upacara detik-detik proklamasi. Pada tahun sebelumnya, untuk Paskibraka saja mencapai 68 orang. Tahun ini total hanya ada delapan anggota Paskibraka yang bertugas, yang diambil dari pasukan cadangan tahun lalu.

Tiga anggota paskibraka bertugas untuk upacara kenaikan bendera dan tiga anggota untuk upacara penurunan. Sisanya, dua anggota cadangan. Tiga anggota paskibraka yang tergabung dalam Tim Sabang yang sukses mengibarkan bendera merah putih. Ketiganya yakni Indrian Puspita Rahmadhani dari Provinsi Aceh terpilih sebagai pembawa baki, Muhammad Adzan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai komandan kelompok sekaligus pembentang bendera, dan I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata dari Provinsi Bali sebagai pengerek bendera.
(ND/DW/JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *