Pembangunan Jembatan Greges Diresmikan Penggunaannya

oleh -34 views

Cirebon Kabupaten,TG.-
Jembatan Penghubung antara Grewal dan Gesik yang melintasi sungai Cipager dengan jarak diperkirakan 50 meter lebih dibangun kembali oleh warga sekitar setelah beberapa waktu sebelumnya jembatan gantung tersebut hanyut dan terbawa derasnya air sungai Cipager saat banjir.
Pembangunan jembatan tersebut diprakarsai oleh para kuwu dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tengah tani khususnya yang terdekat dengan lokasi jembatan tersebut dibangun. Jembatan tersebut akan menghubungkan wilayah Kecamatan Weru dengan Kecamatan Tengahtani. Pembangunan dimulai sejak hari Sabtu (24/2/2018) dan selesai diresmikan pada hari Jumat (9/9/2018).

Pada acara peresmian penggunaan hasil pembangunan Jembatan Greges dihadiri camat tengahtani H.Imam Ustadi,S.Sos, kuwu gesik ade agus, Kuwu Setu Wetan  Hasyim, Kuwu Kemlaka Gede Adi Ruslani,S.Sos, Kuwu Dawuan H.Aung Sucharwadi,SH, Kuwu Megu Cilik Masna, Kuwu Setu Kulon Yosep Anandi, Perwakilan Kuwu Kalitengah, Babinkamtibmas desa Gesik dan desa Setu Wetan, Tokoh Masyarakat Grewal Setu Wetan, dan masyarakat desa Setu Wetan dan Gesik.

Wandi selaku tokoh masyarakat Grewal menyampaikan ucapan  terimakasih dari warga melalui dirinya yang disampaikan kepada siapa saja yang terkait dengan dibangunnya kembali jembatan penghubung itu. “ selain menjadi penghubung yang terdekat, bermanfaat juga bagi anak anak dari blok Grewal yang bersekolah di SD,RA dan TPA karena akan lebih cepat nyampai ke sekolah tanpa harus mutar-mutar jalannya terlebih dulu. Juga menjadi jalan alternatif ketika ada kemacetan di depan jalan depan RM.H.Apud khususnya untuk kendaraan roda dua.” Tuturnya.

Dalam kesempatan berbicara ke masyarakat usai peresmian Jembatan, Ade Agus selaku Kepala Desa Gesik mengatakan, “jembatan Greges di inspirasi dari giatnya warga Grewal dan Gesik membuat jembatan penghubung sembari berhujan-hujanan juga berpanas-panasan. Istilah bahasa Cirebon yang namanya Greges itu artinya Panas dan dingin ( panas karena matahari dan dingin karena kehujanan.red). Kondisi itu kebetulan terjadi antara blok Grewal dan Gesik maka tidak ada salahnya jika jembatan tersebut dinamakan Jembatan Greges, asal kata dari Grewal Gesik, dan ternyata nama demikitan itu disepakati warga.”katanya.

Kuwu Setu Wetan, Hasyim dalam kesempatan yang sama mengatakan,” Alhamdulillah jembatan penghubung selesai atas swadaya masyarakat  dan bantuan dari Kuwu Agus Ade selaku Kepala Desa Gesik. Karena jembatan ini sangat besar guna dan manfaatnya bagi warga masyarakat desa Gesik dan desa Setu Wetun khususnya juga masyarakat sekitar.” Tuturnya. ( Palgunadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *